Langsung ke konten utama

Kajian Kualitas Pengelolaan Data Spasial terhadap Pertumbuhan Wilayah

The Power of Mindset Spatial



Pengelolaan data spasial merupakan suatu tindakan dalam menjamin pemenuhan data spasial mulai dari akusisi sampai dengan penyimpanan dan pemanfaatannya. Spasial sebagai suatu representasi dari suatu lokasi atau wilayah merupakan data yang sifatnya dinamis maupun statis. Konteks statis dalam hal ini menekankan pada aspek yang telah ditetapkan secara legal seperti batas administratif yang sah. Sementara aspek dinamis adalah terkait dengan aspek muatan fenomena biotik dan abiotik. Pada tataran konteks pengembangan wilayah , aspek spasial merupakan data dasar untuk melakukan eksplorasi terhadap karakteristik suatu wilayah.

Data spasial yang sifatnya mendasar tentunya pemenuhan sekuensi tahapan spasial perlu dilakukan secara komprehensif dan berkualitas. Mengingat peranannya manfaat data spasial yang semakin diketahui dengan inovasi dalam berbagai bidang sektor, tentunya perlu dilakukan pengukuran melalui pengkajian sebagaimana optimalkah pemanfaatan data spasial terhadap pertumbuhan wilayah.

Kemudian, bagaimana perbandingan antara suatu wilayah yang telah optimal menjamin kualitas data spasial dengan yang belum mengoptimalkan ?. Apakah faktor - faktor utama aspek spasial penentu pertumbuhan wilayah ?. Seperti apa rekomendasi kebijakan yang dapat diberikan dalam pengembangan spasial dan pertumbuhan wilayah serta bagaimana kemungkinan - kemungkinan peluang yang dapat diberikan dalam pemanfaatan data spasial. Perlu diukur melalui sejumlah indikator seperti ;
  1. Keberadaan Portal Geospasial (Tematik dan non Tematik)
  2. Jumlah Tenaga Geospasial/Profesi/Fungsional
  3. Keberadaan Lembaga Pelatihan Spasial
  4. Ketersediaan Perangkat/Infrastruktur Spasial
  5. Keberadaan Kebijakan berbasis Spasial/Kebijakan wilayah
  6. Kegiatan Berbasis IG
Maka hal tersebut dapat dikaitkan dengan beberapa indikator yang menjadi harapan dampak dalam kualitas data spasial seperti ;
  1. Jumlah Investasi
  2. PDRB/PAD
  3. Konflik Tata Ruang
  4. Pengentasan Kemiskinan/Pemerataan Wilayah
  5. Indeks Gini
Pada akhirnya, keberadaan data spasial perlu untuk dilihat outcome dan impactnya terhadap pembangunan, perlu pemikiran untuk mendorong keberlanjutan pengoptimalan terhadap kebermanfaatannya dimasa mendatang….


# Input, Ouput, Outcome dan Impact Spatial, " The Power of Mindset Spatial"


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Geospasial dalam kerangka Ekonomi Hijau

  Perkembangan teknologi dan pemikiran warga global telah mendorong adanya kepedulian dalam mengendalikan dan melestarikan lingkungan. Hal utama yang mendasari adalah menyeimbangkan antara supplay dan demand. GIS penting sebagai alat dalam melakukan pengelolaan dan pengolahan berbagai data untuk memadukan antara paramater spasial dengan statsitik... sehingga dapat melihat secara keruangan lokasi titik titik pusat pusat pertumbuhan ekonomi hijau.. wallahu a'lam bishawab

Survei Material Tanah

Tanah merupakan salah satu materi bagian permukaan bumi yang memiliki nilai serta kedudukan penting bagi masyarakat. Tidak hanya sebagai manusia atau makhluk hidup, namun sebagai warga negara keberadaan tanah tentunya menjadi penting dalam memberikan jaminan dalam kemajuan wilayah. Secara umum berdasarkan peraturan yang ada , semisalnya undang - undang pokok agraria sejatinya tanah dapat dikelompokkan dalam 3 kondisional :  Tanah Negara, Tanah Ulayat, dan Tanah Hak.  Tanah negara dapat dikatakan sebagai tanah yang dimiliki oleh negara, tanah ulayat merupakan tanah yang dimiliki oleh masyarakat ada dan dikelola memperhatikan tata adat yang berlaku , sedangkan tanah hak adalah tanah yang diberikan haknya kepada subjek tanah secara sah sesuai ketentuan peraturan yang berlaku. Klasifikasi dalam penggolongan tanah tersebut tentunya harus berangkat dari kepastian baik secara legalitas maupun lokasi. Oleh karena itu diperlukan adanya data yang presisi dan akurat. Maka Survei menjadi ...

SEGITA KACAMATA ILMU : SEBUAH PANDANGAN DALAM MEMAHAMI KAJIAN SPASIAL SURVEI & PENGUKURAN

Bagaimana cara pandang melihat suatu ke ilmuan pengukuran dan pemetaan ? Hal menarik yang menjadi pertanyaan , sekadar berbagi prespektif secara umum terdapat 3 hal yang dapat menjadi bahan dasar dalam memahami berbagai ke ilmuan yang sering dikenal : ontologi, epistomologi, aksiologi... Bertolak dari hal tersebut maka dalam mendalami kajian spasial survei dan pengukuran dapat menekankan pada segitiga keilmuan tersebut untuk memahami fenomena yang ada.... Wallahualam  Bissawab