Langsung ke konten utama

Data Spasial Raya, Di Antara Sampah atau Marwah

Data ibaratnya merupakan suatu sell kecil yang mengandung sejuta makna untuk diolah. Berawal dari data yang sifatnya tunggal, kemudian bergabung satu dengan yang lain menjadi datum dengan corak khas. Pemaknaan akan suatu datum tersebut menjadi hal yang perlu menjadi perhatian bagaimana objek itu bisa diolah menjadi informasi yang berkualitas. Apalagi dalam konteks data yang telah tertalikan atas lokasi atau data spasial. Tidak hanya sebatas informasi namun suatu olahan itu dapat diartikan dan diaplikasikan secara luas menjadi suatu pengetahuan spasial. Data spasial sesuatu yang tunggal namun kini telah berkembang dan menjadikan dia raya luas atau sering dijuluki sebagai " big data spasial". Keberadaan data spasial yang menenggelamkan kebutuhan objek analisis kini bagaikan tsunami yang melanda arus akan informasi. Data spasial yang seringkali menjadi bahan eksentrik menjadi tersedia secara banyak, namun yang jadi pertanyaan adalah apakah data tersebut telah diorganisir, dikumpulkan, dikelola atau dimanfaatkan.Pertanyaannya bagaimana pemanfaatannya apakah sudah optimal? untuk kepentingan apa dan bagaimana analisisnya ? berbagai kalangan tentunya perlu akan data apakah akademisi maupun profesi bisnis. Oleh karena itu pentingnya literasi dan cakrawala akan data spasial menjadi penting. ..

Data Spatial what for? and what uses? how to process it?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Geospasial dalam kerangka Ekonomi Hijau

  Perkembangan teknologi dan pemikiran warga global telah mendorong adanya kepedulian dalam mengendalikan dan melestarikan lingkungan. Hal utama yang mendasari adalah menyeimbangkan antara supplay dan demand. GIS penting sebagai alat dalam melakukan pengelolaan dan pengolahan berbagai data untuk memadukan antara paramater spasial dengan statsitik... sehingga dapat melihat secara keruangan lokasi titik titik pusat pusat pertumbuhan ekonomi hijau.. wallahu a'lam bishawab

Survei Material Tanah

Tanah merupakan salah satu materi bagian permukaan bumi yang memiliki nilai serta kedudukan penting bagi masyarakat. Tidak hanya sebagai manusia atau makhluk hidup, namun sebagai warga negara keberadaan tanah tentunya menjadi penting dalam memberikan jaminan dalam kemajuan wilayah. Secara umum berdasarkan peraturan yang ada , semisalnya undang - undang pokok agraria sejatinya tanah dapat dikelompokkan dalam 3 kondisional :  Tanah Negara, Tanah Ulayat, dan Tanah Hak.  Tanah negara dapat dikatakan sebagai tanah yang dimiliki oleh negara, tanah ulayat merupakan tanah yang dimiliki oleh masyarakat ada dan dikelola memperhatikan tata adat yang berlaku , sedangkan tanah hak adalah tanah yang diberikan haknya kepada subjek tanah secara sah sesuai ketentuan peraturan yang berlaku. Klasifikasi dalam penggolongan tanah tersebut tentunya harus berangkat dari kepastian baik secara legalitas maupun lokasi. Oleh karena itu diperlukan adanya data yang presisi dan akurat. Maka Survei menjadi ...

SEGITA KACAMATA ILMU : SEBUAH PANDANGAN DALAM MEMAHAMI KAJIAN SPASIAL SURVEI & PENGUKURAN

Bagaimana cara pandang melihat suatu ke ilmuan pengukuran dan pemetaan ? Hal menarik yang menjadi pertanyaan , sekadar berbagi prespektif secara umum terdapat 3 hal yang dapat menjadi bahan dasar dalam memahami berbagai ke ilmuan yang sering dikenal : ontologi, epistomologi, aksiologi... Bertolak dari hal tersebut maka dalam mendalami kajian spasial survei dan pengukuran dapat menekankan pada segitiga keilmuan tersebut untuk memahami fenomena yang ada.... Wallahualam  Bissawab