Lingkungan merupakan anugrah dengan memuat komponen biotik dan abiotik. Konsepsi LABAH ( Litosfer, Hidrosfer, Atmosfer, Biosfer, Antroposfer dan Hidrosfer) menjadi ekosistem yang membentuk ekosistem besar berupa lingkungan. Pendekatan spasial berbasis lokasi penting kaitannya dalam identifikasi tata lingkungan. Adapun secara sederhana tata artinya menata atau mentatur, sementara lingkungan berkenaaan dengan aspek lingkungan. Oleh karena itu dalam hal ini maka dapat menekankan dua aspek yakni aspek negatif ( menyangkut permasalahan dan tantangan) dan aspek positif ( menyangkut peluang dan kekuatan kelingkungan).
Pendekatan spasial dapat digunakan untuk memodelkan dan mengukur dalam melihat aspek negatif berupa ; Degradasi , Dekualitas, Dekapasitas, Dekuantitas, Dekontunitas
Disisi lain spasial penting untuk melakukan optimalisasi dan pendayagunaan potensi kelingkungan ; Manajemen Lingkungan, Mitigasi Lingkungan,
Komentar
Posting Komentar