1. Lawan Teori...
2. Mengapa dan kenapa...
#1
Filsafat ilmu adalah bagaimana teknik dalam mencari kebenaran dan pembuktian terhadap suatu fenomena , pembuktian tersebut bisa mengikuti keilmuan : rasionalisme, empirisme, realisme, kritisisme. Pembuktian dilakukan melalui korespondensi, koherensi, pragmatis, sintaksis, semantis
#2
Paradigma merupakan cara meneliti dan memandang terhadap objek material, paradigma merupakan keberpihakan pada aspek tertentu. Positivisme dikritik karena menghasilkan teori teori baru. Kemudian berkembang ke arah fenomenologi.
Positivisme (kuantitatif)
- Realitas (dapat di indra) tunggal
- Dipaksa membuat definisi operasional (cth definisi BPS)
- Realitas objektif, random ( daftar lalu di cek)
- Kebebasan konteks
- Teoritik Kuat
- Deduktif
- Korelasi dan regresi, pengetahuan baru
- Reduksionis
- Uji teori , tidak peduli ruang dan waktu
- Disatupadukan , dikroscek, digabungkan
- Variabel diuji akurat
- Output ,outcome
- Elemen dasar adalah angka
- Generalisasi menarik gambaran umum
Naturalistik (Naturalistik) kualitatif
- Realitas jamak ( penelitian terbuka)
- Realitas dikonstruksi sosial (purposive sampling)
- Tidak bebas konteks
- Holistik
- Kekuatan filosofis proses
- Induktif
- Penemuan makna basis pengetahuan
- Membangun teori, berdasar empirik di lapangan
- Konsep dimaknai
- Mundur berapa langkah kemudian maju
- Deskripsi
- Elemen dasar adalah kata kata (pemaknaan)
- Keunikan, sampai jenuh
Mix method
Mendudukan di tingkat operasional, metode itu mengumpulkan dan menganalisis Kuantitatif, kualitatif apakah paralel atau sekuensial.Kalau berangkat dari teori berarti mixnya di operasional, perlu dipegang dahulu di level awal.
- Paralel : penelitian kualitatif, kuantitatif berbarengan (proporsi sama)
- Sequential: sebagian kuantitatif, kualitatif
Penelitian mulai dari masalah wilayah, atau masalah penelitian. Keterbatasan pemahaman statistik, pertanyaan nya "apa dan mengapa".Arti penting metode kualitatif pada masyarakat berbudaya, dan implikasi pada riset terapan. Formalisasi utama dari suatu metode. Muncul pertanyaan aspek bagaimana reliabel instrumen, apakah valid, berapa ukuran sampel. Menyusun catatan lapangan secara sistematis. Seperti menangkap fenomena dan deskripsinya. Hasil akhir riset kualitatif adalah visualisasi model, dg software seperti node coding, relasi dan arahnya dapat menggunakan software. Mengkonstruksi model koding, aksial koding, konsep atau argumentasi, sampai membangun teori temuan unik... Triangulasi...
Riset lebih operasional ( seringkali riset rigid konseptual framework, operasionalisasi) lebih siap dan operasional...
Bagaimana mengkomunikasikan hasil, melakukan suatu deskripsi,
#4
Metode kuantitatif
melakukan verifikasi apakah hipotesis itu sesuai
Tahapan dilakukan dengan melakukan pengumpulan data,
melakukan entry
pengolahan
analisis
Tujuan utamanya :
1. eksplorasi (independen dan dependen)
2. deskripsi (5w + 1h)
3. explanation (kenapa memilih a atau b)
4. kausalitas (sebab dan akibat),
corlasi(2 arah) vs causality (1 arah)
kausalitas >>> randomize control
variabel >>>> didefinisikan >>>
sejauh mana variasi hubungan variabel independen dan dependen
dilakukan penyusunan hipotesis
measurement (variabel kunci, bagaimana mengukur, apakah ada duplikasi)
data collection (cara mengumpulkan data)
analysis (melakukan analisis)
Unit Analisis : Individu, orang, tempat, komunitas, kelompok, wilayah, negara, organisasi, desa, program)
konsep pengukuran : ilmu alam jelas (volume, berat, ukuran, jarak)
konsep pengukuran : ilmu sosial kurang jelas (kemiskinan, pembangunan)
definisi konsep
definisi operasional
variabel

Komentar
Posting Komentar